Pemrograman berorientasi objek (Inggris: object-oriented programming disingkat OOP) merupakan paradigma pemrograman berdasarkan konsep “objek”, yang dapat berisi data, dalam bentuk field atau dikenal juga sebagai atribut; serta kode, dalam bentuk fungsi/prosedur atau dikenal juga sebagai method. Semua data dan fungsi di dalam paradigma ini dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek. Bandingkan dengan logika pemrograman terstruktur. Setiap objek dapat menerima pesan, memproses data, dan mengirim pesan ke objek lainnya,
Wikipedia
Pemrograman berorientasi objek, atau yang lebih dikenal dalam sebutan asing: Object-Oriented Programming (OOP), adalah metode penulisan program komputer dengan menggunakan “Objects” yang mewakili data dan metode.
Konsep Dasar
- Object/Class
- Abstraction
- Encapsulation
- Inheritance (Penurunan)
- Polymorphism
1) Object / Class
Object atau Class pasti mempunyai sebuah Attribute dan Function.
Attribute atau bisa disebut properti / variabel yang berarti ciri khas & data-data yang terdapat di Object, sebagai contoh: Objek = Motor, Attribute = Mesin, Bensin.
Function atau bisa disebut method (Metode) yang berarti cara kerja atau bagaimana sebuah object dapat beroperasi (Berjalan). Sebagai contoh: Objek = Motor, Attribute = Mesin, Roda, Bensin, Function = Jalannya sebuah mesin motor, dan jika bensin habis maka berhenti.
2) Abstraction
Abstraction berarti menggambarkan fitur dari suatu object agar bisa dijalankan dalam bentuk sederhana.
Sebagai contoh: Seorang pengemudi motor menjalankan mesinnya dengan memutar kunci motor. Menggerakan roda motor agar berjalan dengan memutar gagang motor, pengereman dan sebagainya.
Ia tidak mengetahui dengan tepat cara kerja mesinnya, namun ia hanya mengetahui cara sederhananya untuk menjalankan motor tersebut.
3) Encapsulation
Encapsulation berarti mekanisme untuk solusi dari permasalahan atau proteksi dari kemungkinan permasalahan tanpa harus memahami penuh masalah utamanya.
Sebagai contoh: Tukang Bengkel memperbaiki lampu dari motor tidak perlu mengetahui bagaimana cara cahaya lampu bekerja, mereka hanya melihat/memperbaiki apakah koneksi antar lampu dengan mesin tersambung.
4) Inheritance
Inheritance atau penurunan merupakan konsep untuk mewariskan data atau metode dari suatu Objek kepada Objek turunannya. Dalam hal ini kita dapat mengubah / mendeskripsikan lebih rinci data dan metodenya.
Sebagai contoh: Motor Ninja & Motor Beat merupakan penurunan dari objek Motor. Objek Motor Ninja memiliki data: kecepatan = 169-299km/jam, kapasitas mesin = 250cc. Sedangkan Objek Motor Beat memiliki data: kecepatan = 105km/jam, kapasitas mesin = 108,2cc.
Untuk metode dalam Inheritance dapat bermacam-macam, karena merupakan ciri khas dari objek penurunan.
Sebagai contoh: Cicak & Bunglon merupakan penurunan dari objek Hewan. Untuk cicak, jika dia sedang dalam kondisi terancam, maka ia akan melepaskan buntutnya. Beda dengan bunglon, jika dia sedang dalam kondisi takut, maka kulitnya akan berubah menjadi lebih gelap.
5) Polymorphism
Polymorphism menyajikan cara berbeda untuk melakukan suatu tindakan yang sama pada Objek, namun dengan proses berbeda.
Sebagai contoh: Mobil memiliki berbagai bahan bakar. Dalam objek mobil, mobil kamu mempunyai berbagai bahan bakar seperti listrik, matahari, diesel, dan sebagainya. Dan secara prinsip mereka sama-sama tugasnya untuk menjalankan mesin, tetapi dengan bahan bakar yang beda.
–
Jadi gimana? Sudah paham tentang OOP sejauh ini?
Jika terdapat salah kata silahkan berkomentar dibawah, saya dengan senang hati akan memperbaikinya.
Terimakasih telah menyempatkan waktunya untuk membaca disini!
Referensi: https://www.petanikode.com/java-oop/, https://ndoware.com/pemrograman-berorientasi-objekobject-oriented-programming-oop.html, https://id.wikipedia.org/wiki/Pemrograman_berorientasi_objek
Mantab yo
LikeLike
Makasih dhil
LikeLike